Bolu Gulung Abon

Sabtu kemaren akhirnya mencoba bolu gulung abon bunda nadhifa, setelah sekian lama kesampaian juga bikin bolgul abon. Kyaknya musti banyak latihan lagi dengan roll cake, kenapa setiap kali menggulung roll cake (halah, baru beberapa kali gak sampe sampe 10 kali ajah, udah bilang setiap kali, lebayyyyy) selalu lengket dikertas roti. Hasilnya kulitnya jadi mengelupas bagian tengahnya, salah satu tips yang kubaca waktu menggulung coba diberi taburan gula halus…biar gak lengket, dan anehnya dirikuh selalu lupa…again…*selalu itu identik seperti seolah olah sudah menggulung roll cake berulang2, padahal cuma beberapa kali ajah*hei suara sapa tuh….huehehehe.

Okeh, mungkin jam terbangnya harus ditambah lagi….gimana gak mupeng liat bolgulnya bunda nadhifa canteekk dan muluuuss gituuhh….pengen nyemol ajah rasanya….upsss.. Kayaknya kalo liat hasilnya masih kurang dikit manggangnya, efek takut nggulung pecah kelamaan manggang, eeeladalah malah lengket dikertas rotinya*hadeeehh, lap kening pake serbett, iiisshh kotor ihh*

Berhubung kali ini percobaan pertama setelah tidur panjang tidak bikin rollcake, kemaren bikin setengah resep sajah…jadinya satu loyang, dan tentunya tampilan bolgul abonku masih jauh dari kata sempuurrnaaa….*nyanyi lagunya andra n d’backbone* efek sore hari idung meleeerr, nungguin dijemput mantan pacar.

bolgul abon copy

Bolu Gulung Abon

by “Ricke Indriani ” bunda Nadhifa”

Bahan:
6 butir telur utuh
6 butir kuning telur
80-100 gram gula pasir
1 sdm cake emulsifier (optional)
1 sdm air
100 gram terigu protein sedang/all purpose flour
20 gram susu bubuk
¼ sdt baking powder
130 gram margarine, lelehkan dan dinginkan

Taburan:
2 batang daun bawang iris tipis,
1 buah cabe merah, buang bijinya dan cincang kecil-kecil.
Wijen secukupnya ==> kemaren gak pake, gak punya soalnya.

Filling:
50 gr mayonaise
1 sdm susu kental manis, campur kedua bahan ini.

Abon sapi/ayam secukupnya

Cara Membuat:
1. Panaskan oven 200’C. Siapkan loyang persegi ukuran 28x28x3 cm. Alasi loyang dengan kertas roti, olesi dengan margarine/minyak oles loyang. Sisihkan.
2. Campur terigu, susu bubuk dan baking powder, sisihkan.
3. Kocok telur, gula pasir, cake emulsifier dan air sampai mengembang, kental, putih dan berjejak. Pastikan kocokan telur sudah kental sempurna agar hasil cake maksimal.
4. Masukkan campuran terigu sedikit demi sedikit sambil diayak dan dikocok dengan mixer kecepatan paling rendah atau diaduk dengan menggunakan spatula dengan teknik aduk balik. Aduk rata hingga ke bagian pinggiran baskom.
5. Masukkan margarine cair sedikit demi sedikit sambil diaduk balik hingga benar-benar rata dan adonan sudah homogen.
4. Tuang adonan ke dalam loyang, ratakan permukaannya. Taburi dengan daun bawang, cabe merah dan wijen.
5. Panggang dalam oven hingga permukaannya berkulit kuning kecoklatan dan sudah tidak lengket bila disentuh, sekitar 15-20 menit. Jangan over bake hingga cake terlalu kering, nanti bisa mudah retak/patah saat digulung. Angkat dan keluarkan dari oven.
6. Keluarkan cake dari loyang dengan cara membalikkan ke atas kertas roti, kelupas kertas roti yang menempel pada cake. Balikkan kembali ke rak kawat. Biarkan hingga dingin. Balikkan kembali ke atas kertas roti. Oles campuran mayonaise, beri abon merata. Gulung sambil dipadatkan dengan bantuan kertas rotinya, kencangkan gulungan agar bulat sempurna. Biarkan tergulung beberapa saat. Buka perlahan kertas rotinya. Potong-potong sesuai selera.

Selamat mencoba…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: